Foto : Istimewa

Lombok Timur - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Selagik (AMPES) Desa Selagik Kecamatan Terara Lombok Timur menggeruduk kantor desa, kemarin. Massa mendesak Sekretaris Desa (Sekdes) dipecat atau mengundurkan diri. Penjabat (Pj) Kepala Desa Selagik juga didesak melakukan rotasi pada perangkat desa.


Dalam aksi tersebut, Koordinator Umum (Kordum) Aksi Irwandi, langsung membacakan sejumlah tuntutannya. Mulai dari meminta dilakukan pemekaran dusun, menuntut dilakukan resuffle pengurus LKMD, RT, Karang Taruna, BUMDesa dan lembaga lainnya. Termasuk mendesak segera dibentuk BKD, mendesak dilakukan peninjauan kembali terhadap Peraturan Desa (Perdes) yang dianggap merugikan atau tidak relevan bagi masyarakat. Sampai mendesak Insepektorat Daerah, segera melakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap penggunaan keuangan Desa Selagik. 


“Pemerintah desa tidak transparan dalam mengelola anggaran dana desa. Selama ini, pelibatan unsur masyarakat dalam pemerintahan desa juga sangat minim,” tegasnya.


Penjabat Kepala Desa Selagik, Lalu Parlan Hadi, saat menemui massa aksi menjelaskan, Jumat lalu mengaku telah melakukan rotasi perangkat desa, baik itu Kepala Urusan (Kaur) maupun Kepala Seksi (Kasi). Dari rotasi itu, Rahmad Damai Ardian menjadi Kasi Kesra, Sohibul Hafiz menjadi Kasi Pelayanan, dan Miftahul Lail sebagai Kaur Keuangan. Rotasi tersebut telah dituangkan dalam berita acara. 


“Soal tuntutan memberhentikan sekretaris desa, akan kami tindak lanjuti ke kecamatan. Hari ini juga surat permohonan kami buat dan kami teken,” jawabnya.


Untuk meyakinkan massa aksi terutama atas desakan Sekdes diberhentikan, Penjabat Kepala Desa langsung menandatangani surat permohonan itu di depan massa aksi. Massa aksi pun membubarkan diri.


“Alhamdulillah aksi unjuk rasa berlangsung aman dan damai,” pungkasnya.


Post a Comment

Silahkan Berkomentar, Beri Kritik dan Saran Anda Untuk Perkembangan Blog