Wakil Bupati Hj. Sumiatun disertai rombongan dengan kendaraan roda empat menyusuri medan tanah licin dan terjal dalam survey lapangan rencana pembangunan jalan Eyat Mayang - Labuan Tereng (3/12/2021). 


WARTAJELATENG.COM

EYAT MAYANG-LOBAR— Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun bersama rombongan Dinas PUPR, Bapak Camat Agus Sutrisman, S.Si.,M.kes, didampingi Bapak Kapolsek Lembar IPDA IK Suniarta, SH pada 3 November menggunakan Kendaraan Roda Empat menyusuri medan tanah licin dan terjal. Hari itu, Ibu Wakil Bupati  melakukan Survey Lapangan Rencana Pembangunan Hotmix Jalan Kabupaten Penghubung Antara Desa Eyat Mayang Dusun Hubbal Khair dan Desa Labuan Tereng. 

Foto : Rombongan Wabup Saat Dilokasi


Rencananya pembangunan jalan sepanjang kurang Lebih 150 Km  dengan Lebar 30 meter dan badan jalan 20 meter itu mulai dari Poskesdes Eyat Mayang sampai batas Pertigaan Sampi Rempek Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar untuk menumbuhkan sektor Prekonomia dan sektor-sektor yang lainnya.

VIDEO WABUP DI LOKASI SURVEY JALAN



“Sekarang Bapak Kades Mana menjadi Skala Perioritas Misalnya yang 10 Meter 20 Meter bagaimana caranya bisa dibangun, diberikan berapa Zak Semen, nanti Saya secara pribadi Bantu semen juga, karena saya lihat jalanya cukup parah, sementara menunggu hasil keputusan Kabupaten, harap diMaklumi sekarang Kondisi Keuangan Kabupaten Belum Normal" ungkap Ibu Wabupa sambil becanda di Lokasi, Jum'at (3/12/2021).


Menurut Penyampaian Bapak Kepala Desa Munawir Haris,S.Pd, selain Jalannya Cukup Jurang, Rusak sering juga masyarakat Jatuh, saya sendiri juga beberapa kali jatuh. Jalan ini merupakan Jalan Utama Warga Hubbal Khair untuk mencari nafkah atau meningkatkan prekonomiannya yakni dari Usata Bata Merah, Kayu, dsbnya. 


Jalan ini merupakan jalan utama warga kami untuk mencari nafkah, seringkali warga kami ada kalanya jatuh, apalagi sudah masuk musim hujan, jalan lebih parah lagi, banyak genangan air dibeberapa titik selain licin & jurang,” ujar Bapak Munawir


Sehabis diskusi Rombongan Ibu Wakil Bupati pun melanjutkan perjalannya untuk survey Jalan di Kambeng penghubung Antara Desa Sekotong Timur dan Mareje Timur. Yang kondisinya juga cukup parah jika sudah memasuki musim hujan. Banyak lumpur dan  licin. 

Foto : Wabup Survey Jalan diKambeng (Sumber FB) 


Sedangkan Bapak Sekretaris Desa Saat dikonfirmasi Tim Wartajelateng, Menyampaikan terkait Jalan tersebut, sebenarnya informasinya sejak Tahun 2017 ada informasi saya dengar akan dihotmix, namun saya kurang menahu kenapa malah dihotmix di Jalan yang ditibu lilin Desa Labuan Tereng. Tetapi Mudahan-Mudahan dengan Ibunda Wabup turun survey akan ada harapan buat kami & Warga. Walau kami tak memaksakan Kabupaten karena kondisi keuangan kabupaten dimassa pandemi ini tidak memungkinkan. 


"jadi kami yang di Pemdes sudah berikhtiar mengusulkan melalui DU-RKPDes baik bersumber dari APBD 2/1 dan tiap Tahun saya usulkan dan Usulan lainnya yang tidak bisa APBDes Cover selalu terinput melalui portal Kemendagri https://sipd.kemendagri.go.id/ karena jika melalui APBDes khususnya Dana Desa kami tidak berani karena dalam peraturannya tidak dibolehkan ranah kabupaten, termasuk juga Aula Kubur Dusun, Masjid," Ujar Sekdesnya

Beliau Juga Menambahkan Jalan Hubbal Khair dan Kambeng Desa Sekotong Timur itu Statusnya jalan Kabupaten Penghubung antara Dua Desa, jadi itu ranah Kabupaten. Desa takkan berani Programkan Rabat jadinya, Takutnya waktu ada Audit Desa dimintai mengembalikan dana kecuali ada Rekomendasi tertulis dari Kabupaten Desa berani & Soal Semen Berupa Bantuan InsyAllah Kami Usahakan untuk Jalan yang sangat parah & Urgen dengan kami sisihkan pendapatan pribadi Perangkat Desa kami (irs.red) 

Post a Comment

Silahkan Berkomentar, Beri Kritik dan Saran Anda Untuk Perkembangan Blog