Eyat Mayang, 25 Maret 2020. Ditengah mewabahnya Virus Corona yang berasal dari Negara Wuhan-china, yang mengakibatkan ribuan Korban Jiwa telah meninggal dan per tanggal 25 Maret 2020 sudah ada Korban di Lombok tercinta ini. mari kita merenung apa dosa kita sampai Tuhan memberi kita ujian ini dan mari kita selalu berdo'a supaya Wabah Virus Corona hilang di muka bumi ini. (irs)
Namun ditenggah mewabahnya Virus Corona, Bapak Imran Rosidi Selaku Sekdes Desa Eyat Mayang, Tidak membuat dirinya berdiam diri, namun diselang ruang waktu kosongnya selain menyempatkan diri Hobby main game battleground seperti Freefire, beliau juga menyempatkan diri membuat dan mengembangkan Aplikasi berbasis Adroid yang dinamakan Aplikasi Penduduk Desa Eyat Mayang (PENDEM) melalui Aplikasi Appsheet, yang bisa di download melalui www.google.com bagi penguna PC, dan Aplikasi Playstore bagi penguna Android dan bisa digunakan di Android, pastinya dengan ketentuan tertentu. (irs)
"Aplikasi ini nantinya akan diberdayakan atau pengunaanya untuk mengecek Biodata Penduduk, dan Menambahkan Data Penduduk, baik Nomor Kartu Keluarga, Nomor Induk Kependudukan, Tempat & tanggal lahir, sampai Golongan Darah, dan lainnya.
Adapun Data Penduduk yang sudah Masuk Aplikasi kisaran 650 Jiwa, Data ini diambil dari Data Pemilih Sementara PILKADA 2019 kemarin. Sisa Data Penduduk yang belum Terinfut, bisa ditambahkan langsung di Aplikasi tersebut."ujar sekdes
Selain Aplikasi Data Penduduk Rencananya Sekdes akan membuat Aplikasi Administrasi Desa Eyat Mayang Volume 1 Tahun 2020 yang disingkat ADEM.V1.20, Namun sedang dalam Proses Pembuatan dan mencari refrensi aplikasi yang udah ada, Nantinya Aplikasi ini akan digunakan untuk mempermudah Perangkat Desa Khususnya Seksi Pelayanan bersama Operator Desa untuk Pelayanan Administrasi Seperti Surat-Menyurat dalam Menerima Pelayanan Masyarakat, seperti Surat Keterangan Demosili, Usaha, SKTM, dan lainnya.
Tujuan dari ADEM.V1.20 ini nantinya Data masyarakat yang Sudah datang ke Kantor Desa dan telah membuat pengajuan Surat tidak hilang lagi, karena Datanya sudah tersimpan di Master Data Penduduk Aplikasi, tidak seperti pelayanan sebelumnya masih manul alias main CVE (copy, vaste dan edit) Artinya apa, data masyarakatnya akan terhapus atau hilang karena main CVE tsb."tambah ujar sekdes".





Posting Komentar
Silahkan Berkomentar, Beri Kritik dan Saran Anda Untuk Perkembangan Blog