WARTAJELATENG - (27/6) Sudah dua Tahun sudah Pandemi Virus Corona menyelimuti Indonesia bahkan secara Internasional. Hingga menyebabkan lemahnya pembangunan dan prekonomian negara, Daerah bahkan di Semua Desa. Khususnya Desa Eyat Mayang dan Desa yang lainnya. 

Sejak adanya Pandemi Pembangunan fisik Desa menurun drastis, dana desa yang biasanya dikuncurkan ke Pembangunan dari tahun 2020 dan 2021 lebih dialihkan ke Penanganan Virus. Sehingga Desa-desa yang berencana membangun tempat wisatapun tertunda.

Sebenarnya Selain Pembangunan Wisata butuh Modal juga Kunci pengembangan Desa Wisata terletak pada peran aktif warga lokal. Sehingga potensi daerah dan kearifan lokal dari desa dapat dikembangkan. Selain itu agar warga desa harus ikut aktif dalam pembangunan desa wisata di daerahnya dan jangan hanya jadi penonton. 

Desa wisata tidak bisa dibangun hanya berdasarkan fisiknya saja tetapi dengan budaya dan masyarakatnya harus benar benar siap.

 
Oleh karena itu diharapkan masyarakat di Desa-desa di Kecamatan Lembar yang ada potensi mengembangkan Desa Wisata seperti Wisata Bendungan Pandan Wangi di Desa Mareje Timur, Magrove, Panorama Puncak di Desa Eyat Mayang ini harus benar benar siap. Kemudian kearifan lokal juga sangat penting dan harus dipertahankan karena setiap Wilayah pasti berbeda dan beragam. Keberagaman dan Kebhinekaan merupakan kekuatan yang membangun Desa.

Membangun Desa Wisata ada tiga syarat sehingga desa tersebut dikatakan mampu. Pertama masih banyaknya anak muda di desa, yakni minimal 20-30%. Kedua SDM harus kreatif dan inovatif dimana sebagai kunci pembangunan terletak pada manusianya dan ketiga adalah partisipasi warga masyarakat. 


 
"Desa yang dibangun oleh partisipasi dan gotong royong masyarakatnya pasti maju dan ujung tombaknya adalah anak anak muda. Masa depan Negara itu ada di desa," Ujar Sekdes Eyat Mayang

 

Sekdes juga menambahkan Selain itu, dibutuhkan rumah makan yang kita harapkan dapat menyajikan makanan lokal seperti di wilayah Desa Eyat Mayang mulai dari Kepiting, Udang, Kerang bahkan bilaperlu sayur mayur Segar, seperi Kelor, Ketujur, Kacang Panjang dan lainnya dan yang tak kalah penting, adanya tempat angkringan, Aula Terbuka tempat Rapat dan Pertemuan, atraksi Hiburan yang menampilkan kearifan lokal yang sesuai budaya setempat, Lokasi Aman, dan Tempat Parkir yang luas. 

Post a Comment

Silahkan Berkomentar, Beri Kritik dan Saran Anda Untuk Perkembangan Blog